Selasa, 16 April 2013

FOTO KARTINI MASA KINI





















Gita
Ninda


Laksmi


Osaka Beropini



Kali ini, aku akan memulai penjelajahanku tentang opini siswi Osaka mengenai hari Kartini. Untuk First one nya aku mulai dari Gita Posma Ria Simanjutak, penghuni X.4 J Cewek berambut sebahu bersuara merdu ini akhirnya bersedia ku wawancarai di depan kelasku_X.3  setelah aku paksa sedemikian hingga...... Ini dia, hasil wawancaranya yang terekam di memory HP + Otakku
“Sudah siap ? :D”
“Egan, Kamu mau ngapain aku? Jadi artis dadakan aku ya sekarang”
“-_- Alaynya kumat. Aku hari ini Cuma bakal sedikit introgasi kamu kok...Ini soal hari Kartini”
“Ini Buat mading ya?”
“Bukan, ini untuk Liputan di media lain”
“Ya..teruss,,,kamu mau nanya apanya ke aku? Jangan macem- macem Gan..aku minder nih ”
“Tumben amat aku denger seorang Gita minder ? :D Relax...ini bukan pertanyaan Stoikiometri kok..Cuma cuap- cuap aja sedikit ^_^”
“Ya..ya..Mulai aja Gan..”
“Okeeyy..pertanyaan pertama, dari awal basa basi kita tadi,,,aku kan tadi nyebut nama Kartini. Ketika nama itu terlontar dari mulutku, apa yang terlintas di benakkmu soal sosok wanita ini?”
Mmm..Pahlawan Perempuan J
“Lebih spesifiknya? Menurut kamu, kenapa dia kamu CAP sebagai Pahlawan Perempuan? ”
Karena...
dia itu Seorang perempuan yang ingin memajukan perempuan
“Kesanmu ketika kamu kenal atau tau soal sosok dan perjuangannya bagi perempuan Indonesia tuh gimana? Apa kamu seneng, kagum, biasa aja?Disertai alasan juga lho”
“Kagum,,
alasannya karena dia Inspirasi wanita”
“Yapp..aku juga ^_^ Lalu, kita bisa liat sekarang kan hasil dari jerih payah Ibu Kartini..Tapi..sekarang kan dia udah gaada L Apa menurutmu, sosok Kartini masa kini itu ada? Terutama jiwa kartininya..apa ada orang yang memiliki jiwa tersebut di masa kini? Terutama anak seumuran kita”
Sosok Kartini emang ada, tapi sedikit Gan.
Kebanyakan cewek jaman sekarang nggak menghargai dirinya sendiri.
“Nggak menghargai gimana maksudnya?”
Iya, mereka nggak menghargai...
liat aja cara berpakaian kebanyakan cewek jaman sekarang..Ngumbar aura banget, gimana pandangan orang lain terhadap penampilan mereka. Pasti negatif gan! ”
“Iya juga sih...”
Mereka seharusnya nggak kayak gitu
..dimana mau ditaro martabat kita sebagai cewek? Dimana?”
“Dihatimu..wkwk..kidding Git..ada lagi nihh..masalah kasus korup yang dilakukan sebagian pejabat wanita negara kita. Menurutmu gimana git?”
“Hal itu harus dihentikan sekarang juga! Demi kemajuan negara kita dan demi menjaga martabat perempuan yang tentunya tidak dikoodratkan utk menjadi seorang koruptor!”
“Yupp..setuju, terus tindak nyata kita untuk mencegah kejadian ini terus berlanjut gimana? Kan bahaya kalo ini terus berlanjut, lama lama negara kita bisa bangkrut”
Buat masyarakat, trutama mentri pendidikan sekaligus guru- guru disekolah....Menurutku, mesti ada didikan sejak dini tentang pentingnya menjaga uang yg bukan mnjadi milik sendiri. Dan menanamkan pengertian tentang korupsi tersebut, agar gnerasi kita mengetahui seberapa buruknya korupsi tersebut dan tdk ingin mlakukan hal tersebut”
“Aciikk..keyen Git, politisi abisss.... Trus, saran buat kartini masa kini menyangkut massalah ini?”
“Yang kamu maksud dngn kartini masa kininya siapa gan?”
“Ya generasi penerus beliau saat ini,,kita- kita ini”
“Owhh..mm gini
. Karena jaman sekarang udah ada fasilitas yang memadai, jadinya wanita jaman sekarang tu bisa lebih kreatif , berinovasi dan lebih bisa mengutarakan pendapat- pendapat mereka di depan umum. Dan wanita sekarang tu pastinya jauh lebih pintar, itu semua gaakan pernah terjadi tanpaa adanya perjuangan dari para pahlawan wanita indonesia..”
“Bener..setuju, O iya..satu lagi pertanyaan ku.. Menurut kamu, sosok Kartini masa kini versimu siapa? Psti ada dong”
“Kartiniku ya mamaku, Mamaku ya Pahlawanku”
“Waw..kenapa mamamu git? Alasannya?”
Mamaku tuh kayak matahari di tengah hujan gan...selalu menyinari keluarga ku ditengah kegelisahan. Dia berjuang seorang diri menafkahi keluargaku, memotivasi, dan menuntunku”
“Aciikk. Thanks ya git
J Kapan- kapan kita jumpa lagi”
“Okee..gan”

Nah..itu dia hasil wawancaraku dengan Gita..jam istirahat ke-2 aku melanjutkan petualanganku ke kelas X.6. Suasana ramai, padat, ricuh...mataku terus mencari sosok gadis berkulit putih dengan rambut yang bergelombang...dann..kutemukan dia. Iya, dia Laksmi, ia duduk di bangkunya, sepertinya ia sedang berbincang- bincang dengan teman- temannya....”haduu..aku ganggu banget dah nii..”Pikirku khawatir

“Laksmi
J, jadi?”
“Sekarang Gan?”
“Iya,, kamu lagi sibuk ya?”
“hehe..enggak juga kok” Ujarnya sembari senyum yang menyungging dengan bibir merah nya itu
“okedehh..kita mulai yukk..tapi jangan disini..Rame banget cikh”
“Okee dehh, Mau dimana?”
Kami memilih lokasi di depan ruang osis, cukup strategis dengan suasana hening dan diiringi angin yang sepoi- sepoi...aku memulai ntrogasiku..
“Jangan yang susah- susah ya pertanyaannya gan,,aku gabisa berpendapat banyak lho”
“Iya, santai aja..nggak susah kok ^_^ Kita mulai aja ya..Laks..kamu pasti tau Kartini kan? Menurutmu dia siapa?”
“Ibu kita kartini itu ya? Buat aku..dia itu...eee,,,,,spesial...spesial woman ”
“Kenapa kamu bilang demikian? alasannya”
“ya..dia itu kan pahlawan yang  berjuang demi pendidikan wanita di Indonesia ya? Perjungannya itu ga main- main”
“Kesanmu dengan sosok pahlawan ini? Banggakah? Biasa aja? Atau gimana?”
“bangga lah jelas,,dia kan sebagai pendidik wanita...”
“Kudenger kamu waktu ini dapet kejuaraan takraw..berarti kamu udah mengharumkan nama sekolah dong..sekaligus nama kaum wanita juga..makasii ya”
“Ahh..engga juga gan..aku masih belum ada apa- apanya”
“ehh,, tapi menurutku itu udah lebih dari waw lho..jarang ada cewek yang demen takraw,, jadii..apa kamu tertarik menjadi pejung kaum wanita selanjutnya nih? :D”
“hahaha..bisa aja kamu gan. Kalo pengen, ya pasti..Aku pengen bisa ngelanjutin perjuangannya”
“Aeeettt..aku dukung laks.. (y) O..iya aku mau tanya lagi, menurut kamu, Kartini masa kini mu tu siapa?”
Nggak semua cewek itu kartini, yang menurutku sih ya Ibukku dan Guru-guru yang udah ngajarin kita”
“Alasanmu?”
“Ibu yang udah ngerawat kita dari kecil..9 bulan dia ngandung kita, Guru- guru yang udah jadi pengganti ibuk kita di sekolah”
“Laks...tadi kamu bilang kan ga semua cewek bisa disebut kartini..itu maksudmu apa?”
“ya.. kebanyakan cewek- cewek disekitarku yang kukenal sifatnya ga ada yang mirip sama Kartini..mereka malah kebalikannya”
“Okee..akuu baru ngertii, trus saran kamu buat mereka apa?”
saran? Saran apa ni?”
“Gini,,maksudku kata kata yang bikin mereka sadar akan pentingnya memiliki jiwa kartini, kata- kata yang buat mereka mau tobat”
“Aduhh..aku nggak ngerti, gabisa aku ngerangkai kata- kata”
“Mmm..kalo gitu gini dehh...Kamu bilang mereka kebalikannya kartini, berarti sifatnya jelek dong. Nah biar mereka nggak mengulang itu lagi, menurutmu mereka harus gimana? ”
Mmm...mereka harus bisa jaga diri sebagai seorang cewek. Sama harus bisa milih lingkungan hidup yang bener. Soalnya kan kita berubah karna pengaruh temen- temen sekitar juga, kita harus pinter memilih temen”
“Tepat sekali..selain itu,ada lagi?”
“Hehe..ga ada ^_^ ”
“Aku minta foto kamu pas main takraw boleh?”
“Boleh gan..boleh”
“siip kalo gitu sekian dan terimakasih aja deh atas waktu yg kamu luangin buat aku ya,, sampai jumpa lain waktu ”
“Iya gann J sama sama”

          Huuftt... Pass, jam istirahat baru saja usai, dan aku pun segera masuk kelas dengan hati senang  serta mulia :D . Pulang sekolah, aku segera menuju kelas x.1, mencari si Agung, konsultasi soal tulisan ini, di tengah diskusi kami, aku saling tegur sapa dengan teman- teman sekelasnya. Lama- lama di kelas ini, aku jadi tertarik melakukan wawancara ketiga di kelas ini...saat diskusi dengan Agung saja, mereka cepat tanggap dengan kegiatanku, apalagi jika wawancara disini..aciikk..sepertinya aku akan terjun di dunia penuh dengan intrik dan perdebatan hebat seru :D. Buru- buru aku mencari sosok yang paling tepat buat diwawancarai ketika itu, dan ada 1 kandidat yang mencuri perhatiannku, ya dia..Ayu Ninda. Teman MOSku dulu sekaligus pakarnya Pidato di X.1.

“Ndak papa nih aku wawancarin kamu dadakan?”
“Enggak kok, sante nee...oiya ini pake tugas tajuk opini mading ya?” sahut cewek berkacamata ini
“Engga sihh, Cuma buat berita di media lain ^_^”
“Owh, kamu mau nanyain aku soal apa?”
“Kartini, tau dia kan pasti?”
“Ooo..pahlawan wanita kebanggaan Indonesia itu, tau laah”
“Setelah aku sebut nama Kartini, yang ada dalam benakmu apa Nin?”
“Apa ya?? :D Kartini...dia itu wanita berpengaruh pada masanya, dia juga merupakan pelita di tengah kegelapan. Intinya dia itu, pejuang cewekk”
“Aciikkk,,, pasti bangga dong sama perjuangannya selama ini buat kita. Apa ucapan applause yang kamu pengen ucapin ke beliau atas perjuangannya tersebutt?”
“apa ya? Duhh..bingung :D”
“Gini deh, anggep aja di depan kamu sekarang ada Ibu Kartini, ucapan terimakasihnya apa?”
“Hah..aku harus ngebayangin ada hantunya Kartini ada di depanku sekarang gitu?  Hei Kartini, kembali ke alammu, ini bukan duniamu..”
“Bukan gitu -______- ini kan misal ”
“Hahahahahaa...aku bilang gini : Trimakasih ya atas dedikasinya”
“Selain itu?”
“Udah itu aja, aku bingung mau bilang apa. Dari tadi kan kamu yang banyak nanya, sekarang aku mau nanya dong?”
“Haa...nanya apa
“Gini..kita kan tau, sekarang jaman udah modern. Tapi kok masih sih ada perbedaan gender di Negara kita” ? (waduhh..malah balik nanya :/)
ya.. itu kan sekarang udah jarang, mungkin masih di pedesaan aja kalik yang berpatokan sama prinsip tersebut
“Lagi satu, kenapa perbedaan pendidikan di kota sama di desa kontras banget, kok pemerintah ga mau nye’imbangin sih? Kapan cewek Indo bisa maju kalo gitu! Kuharap buat pembaca, mau dia presiden kek, masyarakat kek, bisa memecahkan masalah ini” (wihh..yang wartawan dia atau aku yakk..? :. Tapi kritis juga pertanyyaannya ni anak)
“Umm.. tau sendiri lah indo kayak apa. Kan masih banyak yang Korup, yang dibahas soal politik doang. Dari awal pagi terbit ampe malem mana pernah stasiun tv kita nampilin tayangan soal pendidikan kita, yang diributin soal politik muluk :p”
“Nah,,itu dahh. Kuharap hal ini bisa terjawab dan teratasi gan”
“Astungkara.. Satu lagi Nin, kata- kata yang pas buat Katini masa kini tuh gimana? Apa? Yang bisa numbuhin semangat jiwa kartini di kalangan kita sekarang ini maksudku..”
“Mm..Gini deh., Tanpa dewi takkan ada dewa”
“Wkkwkwk..ngerti..maksudnya tanpa ada cewek, cowok gaakan bisa berbuat apa- apa kan maksudnya?”
“Iya”
“Asyiikk..aku jadi bangga deh jadi cewek. Makasi ya Nin atas waktu dan kesempatannya”
“Okeeedehh..siip”

          Nah itu dia hasil wawancara ke-3 kandidat siswi Osaka kita
         




FISIOTERAPI Masa Kini

FISIOTERAPI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENINGKATAN KUALITAS GERAK
Ni Putu Yuliani Megantari
Kata orang bijak “kesehatan itu mahal harganya”, maka kata- kata ini benar adanya. Betapa tidak, ini memang fakta. Apabila kesehatan kita berubah menjadi penyakit, tentunya banyak upaya yang kita lakukan dalam mengobati penyakit itu. Ada yang berkosultasi ke dokter, ada juga yang menyembuhkannya di rumah. Olahraga pun menjadi salah satu upaya dalam menjaga kesehatan agar tubuh tidak diserang penyakit. Banyak jenis olahraga yang dapat kita lakukan, banyak pula ancaman cedera yang dapat kita alami. Ada cedera ringan, adapula yang berat. Cedera ringan biasanya bisa disembuhkan di rumah, namun yang berat terpaksa harus berurusan dengan dokter. Selain dokter, ada alternatif lain yang dapat kita gunakan dalam menyembuhkan cedera fisik seperti ini , salah satunya dengan fisioterapi. Fisioterapi? Apa yang dimaksud dengan fisioterapi? Fisioterapi merupakan pengobatan kesehatan guna memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh dengan penanganan secara manual. Kata Fisioterapi ini merupakan singkatan dari kata  “fisio” yang berarti “fisik (tubuh)” dan “terapi” yang berarti “pengobatan” yang dilakukan pada kelainan – kelainan fisik dengan menggunakan sumber – sumber fisis. Jadi arti dari fisioterapi itu sendiri ialah penjagaan atau pemulihan kefungsian tubuh. Menurut Departemen Kesehatan Indonesia, Fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk individu atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerakan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak serta komunikasi.
Istilah Fisioterapi merupakan istilah asing yang telah di ‘Indonesiakan’ bukan diterjemahkan aslinya dari kata Physiotheray atau beberapa negara menyebutnya seperti ‘Physical Therapy’ (negara-negara Amerika), ‘Fisioterapi’ (Indonesia), ‘Physiotherapy’ (negara Eropa), ‘Fysiotherapie’ (Belanda),  istilah-istilah ini pada hakekatnya sama mempunyai arti yang universal. Untuk menjaga kesamaan tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman perspektif,  Indonesia tidak menterjemahkan istilah tersebut menjadi terapi fisik, bahkan di Malaysia yang tadinya disebut “Juru Pulih Anggota” telah kembali kepada istilah Physiotherapy, demikian pula orang yang telah berhak menjalankan pekerjaan Fisioterapi, mereka akan disebut Fisioterapis-Physiotherapist- Phisical Therapist- atau Fysiotherapuet. Fisioterapi merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan yang mempunyai tugas meningkatkan derajat kesehatan manusia dalam bidang kapasitas fisik dan kemampuan fungsional, sudah seharusnya ikut serta dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan kesehatan sesuai dengan bidangnya. Kebutuhan masyarakat terhadap fisioterapi akan meningkat disebabkan selain kesadaran masyarakat dan penghargaan masyarakat terhadap kesehatan meningkat, juga disebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit. Pergeseran pola penyakit tersebut antara lain berkurangnya penyakit infeksi, menurunnya angka kematian bayi, meningkatnya penyakit degeneratif, meningkatnya angka kecelakaan kerja maupun lalu lintas, penyakit – penyakit sistemik, dan penyakit – penyakit akibat kurang gerak. Pergeseran pola penyakit yang demikian banyak berhubungan dengan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional manusia, sehingga fisioterapi akan sangat berperan di masa yang akan datang.
Perlu diketahui, bahwa Fisioterapi sebenarnya sudah ada sejak jaman Yunani kuno dimana masih dikenalnya dunia para dewa mitologi. Seorang tokoh bernama Hippocrates dan Galenus dipercaya adalah seorang fisioterapis pertama yang dikenal didunia menggunakan terapi dengan cara pijatan, terapi manual dan teknik hidroterapi pada tahun 460 Sebelum Masehi. Namun fisioterapi baru mulai dikenal pada tahun 1813 dimana pada saat itu  Per Henrik Ling yang dijuluki "Bapak Senam Swedia" mendirikan sebuah institut bernama Royal Central Institute of Gymnastics (RCIG) untuk massage, manipulation, dan exercise. Baru pada tahun 1887 institut tersebut telah teregistrasi pada Dewan kesehatan dan kesejahteraan Swedia. Dokumentasi awal mengenai praktek fisioterapi secara profesional pertama kali diperkenalkan pada tahun 1894 ketika itu empat perawat di inggris membentuk sebuah badan bernama Chartered Society of Physiotherapy. Disusul oleh negara-negara lain dengan mengadakan program pelatihan formal, seperti Sekolah Physiotherapy di Universitas Otago, Selandia Baru pada tahun 1913, dan di Reed College, Portland, Oregon. Amerika Serikat pada tahun 1914. Penelitian fisioterapi sendiri pertama kali dipublikasikan di negara Amerika Serikat pada tahun 1921 dalam PT Review dimana pada tahun yang sama Mary McMilan mendirikan Physical Therapy Association atau Asosiasi Fisioterapi  yang sekarang disebut American Physical Therapy Association (APTA).     
 Mencermati perkembangan tersebut, fisioterapi di Indonesia semakin memberikan pelayanan berkualitas global, yang berorientasi pada problematik pasien dan terjangkau oleh masyarakat serta menggunakan konsep fisioterapi terkini yang didukung modalitas fisioterapi yang modern dan tenaga fisioterapis yang professional.
Saat ini, banyak orang yang mengalami masalah tekanan darah tinggi dan mayoritas menjadi semakin kronis ketika penyakit tersebut menjadi penyakit stroke. Hal ini disebabkan, gaya hidup yang tidak sehat rentan terkena obesitas, diabetes, arteriosklerosis dan penyakit jantung. Dalam pengobatan fisioterapi, kita perlu tahu langkah- langkah pengobatan penyakit stroke dengan mengetahui faktor penyebab stroke, makanan penyebab stroke, dan obat yang cocok untuk penyakit stroke. Tak hanya stroke, kita juga bisa mengobati penyakit lain dengan fisioterapi seperti misalnya cedera, kesleo, sakit pinggang, wajah perot, patah tulang bahkan penyakit akibat gangguan pernafasan, misalnya : sesak nafas akibat asthma, bronchitis (ISPA), ataupun sesak nafas karena kegemukan. Memangnya, apa saja fasilitas yang disediakan Fisioterapi dan apa saja sistem pengobatannya ? Tentunya banyak fasilitas yang digunakan sesuai dengan fungsinya, seperti MWD (Micro Wave Diothermy) yang berguna untuk mengurangi nyeri karena cara kerjanya memanaskan jaringan otot sehingga akan memberikan efek relaksasi pada otot dan meningkatkan aliran darah intramuskuler. Ada juga yang disebut dengan SWD (Short Wave Diothermy) merupakan alat yang menggunakan metode penyinaran yang dapat mengurangi nyeri, bengkak, dan spasme otot. Adapun manfaat SWD yakni untuk meningkatkan elastisitas jaringan ikat, meningkatkan konduktivitas syaraf & ambang rangsang, serta meningkatkan proses reparasi jaringan dengan peningkatan metabolisme. Tak ketinggalan juga, ada  alat- alat yang bernama stimulasi elektrik, ltrasound Therapy, dan Traksi Lumbal dan Cervical. Stimulasi elektrik ini terdiri atas beberapa alat, seperti Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS) yang merupakan suatu cara penggunaan energi listrik yang berguna untuk merangsang sistem saraf melalui permukaan kulit yang telah terbukti efektif untuk menghilangkan nyeri. Faradic merupakan aplikasi dari stimulasi elektris yang menggunakan media air. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa air adalah salah satu larutan yang dapat menjadi penghantar listrik yang baik atau yang dikenal dengan konduktor. air sebagai media penghantar arus listrik ini dapat menyebarkan arus listrik secara merata pada area tubuh yang diterapi. metode ini biasanya digunakan pada organ tubuh bagian tangan dan kaki. Kasus - kasus yang dapat ditangani dengan metode ini misalnya pada kasus carpal tunnel syndrome (CTS), rheumatoid arthritis wrist and phalangeal, gout arthritis ankle, fasciitis plantaris, kekuan pada persendian di tangan dan kaki, dan lain- lain.walaupun tampaknya metode ini hampir sama dengan metode lokal pada penggunaan TENS maupun diadinamik atau interferensi namun rasa yang diterima pasien jelas berbeda. Menurut pasien (Ny.S) dengan diagnosa CTS, rasa yang ia terima saat dilakukan tens dengan metode segmental simpatis ataupun lokal berbeda dengan saat diterapi faradic bath. rasa yang diterima saat diterapi menggunakan faradic bath lebih merata keseluruh area tangan dan jari - jari daripada saat menggunakan metode segmental simpatis dan lokal. Arus faradic ini mampu merileksasi jaringan - jaringan lunak di sekitar persendian yang secara tidak langsung mampu memblokir nyeri. selain itu rasa yang diterima oleh pasien lebih merata sehingga secara secara tidak langsung pula pasien tersugesti bahwa rasa nyeri dan kaku di daerah persendian perlahan tapi cepat bisa berkurang. Selanjutnya ada Galvanic, alat yang satu ini sangat digemari banyak kalangan dari yang muda hingga tua. Mengapa demikian, karena Galvanic menghancurkan lemak dan golden Cchammomile untuk menghambat terjadinya penumpukan lemak karena mengandung  Theobromine sehingga membuat kulit awet muda. Bagi yang mengalami luka pada kulit, Ultrasound Therapy merupakan penangkalnya. Terapi dalam pengobatan cedera sangat cocok menggunakan Ultrasound Therapy karena efek mekanik dan terapeutik yang dihasilkan oleh Ultrasound berguna untuk proses recovery (pemulihan). Dalam terapi ultrasound ini, harus disertai dengan exercise (latihan)  agar persendian kita tidak kaku. Nah, dengan mengikuti tahap- tahap ini, penyakit cedera, stroke atau masalah fisik lainnya akan teratasi. Asalkan kita tetap menyertainya dengan latihan- latihan yang tentunya akan dibimbing oleh para fisioterapist yang bersangkutan.
Ternyata Fisioterapi bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Mulai dari masalah penyakit sendi, kulit, maupun sistem peredaran darah atau pernafasan.   Namun nasib fisioterapist masa kini semakin lama semakin tak jelas. Undang-undang yang menguatkan fisioterapist sebagai tenaga kesehatan yang menangani tentang aktivitas fungsional dan proses rehabilitasi medik belum terbentuk, masih banyak pengobatan alternatif yang masih berdiri kokoh. Dengan permasalahan ini, masyarakat mayoritas menjadi ragu akan pelayanan fisioterapi. Dalam berita online Independent.News, sebuah berita memaparkan tentang klinik fisioterapi di Solo yang mengadakan pijat gratis di Masjid Ala Muttaqin Desa Delangu, Klaten padan hari Senin, 4 februari 2013 lalu. Puluhan Ibu- ibu di sekitar daerah tersebut mengaku senang karena dianggap sangat bermanfaat bagi balitanya. Salah seorang penduduk yang bernama Rani berusia 38 tahun mengungkapkan bahwa , seusai dipijat anak- anak mereka merasa lapar dan meminum banyak ASI. Salah seorang fisioterapist yang bernama Wita Hitaputra menyatakan banyak manfaat dan keuntungan dari pijat bayi tersebut, salah satunya dengan membuat bayi cerdas karena stimulasi pijat yang diberikan. Tak hanya itu, pijat ini juga dapat memaksimalkan tumbuh kembang balita serta mendekatkan interkasi antara anak dan orang tuanya bila pijat tersebut dilakukan secara rutin.  Permasalahannya, karena minimnya jumlah fisioterapist yang ada di sekitar Klaten membuat ibu- ibu kebingungan memijatkan bayi mereka. Selain itu lokasi yang jauh dan tarif yang dipasang dianggap tidak murah menjadi permasalahan utama.  


DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI

1. Nama Lengkap : Ni Putu Yuliani Megantari

2. Tempat, Tanggal Lahir : Tuban, 24 Juli 1997

3. Jenis Kelamin : Perempuan

4. Agama : Hindu

5. Status : Pelajar SMA N 1 Kuta Selatan

6. Tinggi / Berat Badan : 158 cm / 49 kg

7. Telepon :-0361-8952831
                   -085739227233
8. E-mail : Egantari@gmail.com